
Illustrasi BWSS (Sumber: Lestari et al., 2022)
BWSS (Bacterial White Spot Syndrome) atau Sindrom Bintik Putih Bakteri adalah penyakit infeksi pada kulit/karapas udang yang ditandai dengan munculnya bercak putih. Umumnya, bercak putih pada udang yang sering dikaitkan dengan White Spot Syndrome Virus (WSSV) yang tergolong berbahaya dan mematikan, namun ada penyebab lain yang disebut BWSS dan udang yang terkena penyakit ini menunjukkan tanda-tanda klinis yang serupa dengan bintik putih, dengan perbedaan yaitu udang tetap aktif, dalam kondisi sehat dan tumbuh normal tanpa mengalami kematian. BWSS dipicu oleh infeksi bakteri dan tergolong sebagai penyakit dengan mortalitas rendah. Meskipun tingkat kematiannya cenderung lebih rendah, penyakit ini tetap merugikan karena merusak penampilan fisik udang, menurunkan imunitas, dan bisa memicu infeksi sekunder yang lebih parah.
Apa yang menyebabkan kemunculan BWSS?
Penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri yang menyerang cangkang udang. Beberapa bakteri Vibrio (seperti V. chagasii atau V. alginolyticus) kerap ditemukan berasosiasi dengan kasus bintik putih bakteri ini. Bakteri memanfaatkan kondisi stres pada udang atau adanya luka mikro pada karapas untuk mengkolonisasi jaringan kulit..
Bagaimana gejala yang muncul dari penyakit BWSS?
Gejala yang umum muncul pada BWSS meliputi:
- Bintik putih pada karapas udang.
- Ditengah bintik putih, terdapat titik hitam/kecoklatan yang terlihat seperti luka.
- Nafsu makan udang tetap stabil.
Bagaimana cara mendiagnosa BWSS dibanding WSSV?
Diagnosa dilakukan melalui pengamatan gejala klinis, pemeriksaan kualitas air, dan analisis laboratorium untuk membedakan BWSS dengan WSSV atau penyakit lain.
Tabel 1. Perbandingan BWSS dan WSSV
| Karakteristik | BWSS (Bakteri) | WSSV (Virus) |
|---|---|---|
| Sifat Bintik | Bisa dikikis/dikupas dari karapas | Melekat di dalam kutikula (tidak bisa dikikis) |
| Bentuk Bintik | Tidak beraturan, sering ada titik hitam di tengah | Bulat putih jernih seperti lingkaran target |
| Nafsu Makan | Nafsu makan stabil | Drop total/lemas secara mendadak |
| Uji Laboratorium | PCR Negatif WSSV, namun positif baktei | PCR Positif WSSV |
Sumber:
Genics. (2025). Bacterial White Spot Syndrome (BWSS). Genics. https://www.genics.com.au/wp-content/uploads/2024/03/BWSS_Education_Flyer_Bahasa.pdf
Wang, Y. G., Lee, K. L., Najiah, M., Shariff, M., Hassan, M. D. (2000). A new bacterial white spot syndrome (BWSS) in cultured tiger shrimp Penaeus monodon and its comparison with white spot syndrome (WSS) caused by virus. Journal Disease of Aquatic Organisms. Vol. 41, 9-18. https://doi.org/10.3354/dao. https://www.int-res.com/articles/dao/41/d041p009.pdf



