Mourilyan Virus (MoV)

Mourilyan virus (MoV) merupakan virus yang dapat menginfeksi beberapa spesies udang. Virus ini pertama kali terdeteksi pada udang windu (Penaeus monodon) yang sakit dan dikumpulkan pada tahun 1996 dari sebuah tambak budidaya di dekat kota Mourilyan, Queensland Utara, Australia. Pada saat itu, udang yang diperiksa juga diketahui terinfeksi oleh krustasea nidovirus yang dikenal sebagai Gill Associated Virus (GAV). Kedua virus tersebut sering ditemukan bersamaan pada udang yang sama, sehingga sulit untuk menentukan apakah dampak buruk yang terjadi disebabkan oleh salah satu virus saja atau oleh infeksi keduanya secara bersamaan. Selain itu, kedua virus ini juga ditemukan pada udang yang terinfeksi parah dan hampir mati yang dikumpulkan dari wabah Mid Crop Mortality Syndrome (MCMS). Namun, penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa penyebab utama kematian pada kejadian tersebut kemungkinan adalah GAV, bukan MoV.

MoV diketahui terdapat di wilayah timur Australia dan dapat ditemukan pada udang windu liar maupun udang budidaya, terutama Penaeus monodon dan Penaeus japonicus. Virus ini juga telah dilaporkan di beberapa negara lain, termasuk Fiji, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Di Australia, MoV dianggap sebagai virus enzootik pada budidaya Penaeus monodon, yang berarti virus tersebut telah menetap secara alami di populasi udang di wilayah tersebut. Pada spesies ini, infeksi MoV dapat muncul dalam bentuk kronis maupun akut. Namun, pada Penaeus japonicus, infeksi MoV sering dikaitkan dengan peningkatan tingkat kematian. Secara umum, Penaeus monodon tampaknya memiliki toleransi yang lebih baik terhadap infeksi MoV dibandingkan dengan Penaeus japonicus.

Sumber: https://www.genics.com.au/education/#flyers

Related Articles