Status Kegiatan: Selesai Dilaksanakan • Lokasi: Sydney & New South Wales, Australia • Kategori: Kolaborasi Riset Internasional
Delegasi peneliti SMARTAMBAK dari Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyelesaikan serangkaian agenda kunjungan akademik dan riset kolaboratif ke New South Wales, Australia. Kunjungan ini merupakan bagian integral dari penguatan kemitraan riset bilateral yang didukung oleh program KONEKSI (Kolaborasi Pengetahuan dan Inovasi Australia-Indonesia).
Kunjungan ini berfokus pada pertukaran keilmuan, peninjauan fasilitas laboratorium akuakultur modern, serta pembahasan lanjutan mengenai integrasi kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) pada sistem deteksi dini penyakit udang budidaya yang dikembangkan oleh konsorsium SMARTAMBAK.
Agenda dan Pembahasan Strategis
Selama berada di Australia, tim peneliti SMARTAMBAK yang dipimpin oleh Prof. Hamzah Ritchi bersama mitra peneliti dari University of New South Wales (UNSW) Sydney telah melaksanakan sejumlah sesi penting, antara lain:
- Sesi Diskusi Teknis Algoritma Prediksi Penyakit: Pembahasan arsitektur machine learning untuk pengenalan gejala klinis penyakit udang (seperti WSSV, IMNV, dan AHPND) berdasarkan citra makroskopis dan anomali parameter kualitas air.
- Benchmarking Manajemen Tambak Udang Modern: Mengunjungi instalasi riset perikanan budidaya dan fasilitas biosekuriti guna mempelajari standar operasional pemantauan kualitas air dan manajemen resirkulasi air tambak tertutup.
- Penyelarasan Framework Kesetaraan Gender dan Inklusi Sosial (GEDSI): Memastikan platform SMARTAMBAK mudah diakses dan memberikan manfaat berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat pembudidaya, terutama kelompok perempuan dan petambak tradisional skala kecil di Indonesia.

Penguatan Ekosistem Riset Menuju Hilirisasi
Kolaborasi ini tidak hanya berhenti pada pertukaran akademis, melainkan langsung diarahkan untuk meningkatkan keandalan prototipe aplikasi SMARTAMBAK yang diuji coba secara riil di sentra tambak udang Jawa Barat (Cirebon dan Pangandaran).

Melalui terlaksananya kunjungan ini, sinergi antara peneliti Indonesia dan Australia semakin kokoh dalam mewujudkan ekosistem budidaya udang nasional yang lebih tangguh, adaptif terhadap perubahan iklim, dan berkelanjutan.